Jakarta Selatan 22 Agustus 2023 – Pada hari ini, Polsek Metro Kebayoran Baru menyelenggarakan acara “Hallo Polisi,” yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara pihak kepolisian dan masyarakat. Meskipun kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol H. Ade Ary Syam Indradi, SH, SIK, MH, tidak dapat menghadiri acara tersebut karena adanya keperluan mendadak, acara ini tetap berlangsung dengan sukses.
Dalam acara ini, hadir Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Ruseno S.H, S.I.K, M.H, PS Kabagren Polres Jaksel, Kompol Doddy Ginanjar AMD. S.H, Kasipropam Polres Jaksel, Kompol Prayitno S.H, dan Lurah Gandaria Utara, M. Fahri. Meskipun Kapolres tidak dapat hadir, beliau menyampaikan salam kepada seluruh peserta dan meminta maaf atas ketidakhadirannya.
Dalam sambutannya, perwakilan kepolisian menyampaikan beberapa hal terkait prioritas dan upaya yang dilakukan dalam menangani tawuran dan peredaran narkoba di Aula masjid Al Mukhlisin RT.07/02 Kel. Gandaria Utara Keb. Baru Jaksel. Salah satu upaya utama yang ditekankan adalah perubahan dalam sistem penanganan untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia. Patroli rutin menjadi sulit dilakukan karena alasan ini, sehingga pendekatan pencegahan menjadi lebih penting, seperti memberikan peringatan kepada anak-anak untuk tidak berkeliaran di luar rumah terlalu larut malam. Jika diperlukan, orang tua dapat dipanggil untuk membantu mengatasi situasi tersebut.
Kepolisian juga telah mengembangkan aplikasi “110” yang dapat diakses tanpa biaya pulsa. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan aplikasi ini untuk meminta bantuan dari polisi. Disarankan agar warga melaporkan setiap kejadian yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Meskipun terdapat keterbatasan dalam hal kamera pengawas (CCTV), pihak kepolisian meyakinkan bahwa mereka berkomitmen untuk menjaga prinsip negara hukum dan mendorong agar tidak ada tindakan penghakiman sendiri.
Dalam menjawab pertanyaan dari warga, pihak kepolisian menggarisbawahi pentingnya partisipasi dari perangkat warga seperti RT/RW dalam mencegah kejahatan. Terkait seragam dan alat pengaman, masukan dari masyarakat akan disampaikan kepada pimpinan untuk pertimbangan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga memberikan informasi mengenai berbagai aplikasi yang dapat digunakan oleh warga untuk melaporkan kejadian, seperti Babinkantibmas, Babinsa, pihak kelurahan, dan Polisi RW.
Dalam akhir pengumuman, pihak kepolisian menyampaikan kegembiraan mereka atas antusiasme warga dalam memerangi kejahatan. Dari pengalaman mereka, terungkap bahwa pelaku curanmor sering kali menggunakan jaket ojek online untuk melancarkan aksinya, dan dalam beberapa detik saja mereka dapat melarikan diri.
Dengan adanya kegiatan “Hallo Polisi” ini, diharapkan kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat dapat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kebayoran Baru.

