Saat ini masih banyak pengendara motor yang mengabaikan keselamatan saat berkendara. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya pelanggaran lalu lintas yang terjadi setiap harinya, sebut saja pengendara motor yang kerap nekat melawan arus lalu lintas demi dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan dan menghindari kemacetan di Traffic Light Jl. Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Padahal, perilaku melawan arus ini sangat berbahaya tidak hanya si pengendara, namun juga bagi pengendara lainnya. Meski begitu, pelanggaran melawan arah seperti sudah menjadi suatu kebiasaan tersendiri. Dimana kelalaian dan kurangnya kesadaran pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas yang ada tetap menjadi penyebab utama terjadinya pelanggaran berkendara.
” Selain membahayakan dirinya sendiri, pelanggar lawan arus juga sangat merugikan pengendara kendaraan yang melintas diarah yang benar sehingga kerap menimbulkan kemacetan arus lalu lintas ” terang Kapolsek Pasar Minggu, Kompol David Pratama Purba, SH, S.Ik, M.Ik disela kegiatannya dalam pengaturan arus lalu lintas di lokasi tersebut.
Selain memonitoring dan melakukan pelayanan pengaturan arus lalu lintas, tampak Kapolsek Pasar Minggu Kompol David Pratama Purba, SH, S.Ik, M.Ik bersama beberapa personil dari Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan tampak menyampaikan pesan Kamtibmas secara humanis kepada sejumlah pelanggar lalu lintas yang melawan arus di sepanjang jalan tersebut.
Kompol David Pratama Purba juga menyampaikan bahwa memastikan motor dalam kondisi baik sebelum berkendara merupakan hal penting untuk dilakukan, namun perilaku berkendara dan mematuhi peraturan juga tidak kalah penting untuk dicermati dengan baik.
” Terkait kesalahan melawan arus, seharusnya para pengendara lebih sadar dan berpikir panjang tentang resiko apa yang dapat terjadi dan mengancam keselamatan, bahkan nyawa menjadi taruhan ” ujarnya.
Keselamatan dan kenyamanan berkendara sejatinya adalah yang utama dan menjadi penting. Berikut bahaya yang didapat jika mengendarai motor dengan melawan arus. Pertama, bahaya yang mengintai adalah rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dimana beresiko terjadinya benturan sesama pengendara yang dapat mengancam keselamatan kedua pengendara.
Kedua, bahaya lainnya adalah jika terjadi kecelakaan, maka pengendara yang melawan arus tentunya menjadi tersangka utama dan menjadi orang satu – satunya yang disalahkan meski bukan sebagai pelaku penabrakan. Sedangkan yang ketiga, terancam pidana dan kurungan penjara jika terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara motor yang melawan arus dan menyebabkan adanya korban jiwa.
” Apapun alasannya, berkendara melawan arus merupakan tindakan yang sangat berbaya, terutama jika diakukan di jalan raya yang cukup padat, karena potensi bahaya bukan hanya bagi si pelaku saja, namun hal ini juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya yang datang dari arah depan ” kata Kompol David Pratama Purba dengan tegas
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Pasar Minggu menyampaikan harapannya kepada masyarakat khususnya pengemudi motor yang kerap berkelakuan buruk dengan melawan arus lalu lintas agar tidak mengemudikan motornya dengan lawan arus meskipun sedang mengejar waktu.
” Sayangilah keluarga anda di rumah dengan selalu mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara di jalan umum ” harapnya
Lebih lanjut, Kapolsek Pasar Minggu menegaskan bahwa pelanggaran lalu lintas adalah awal terjadinya kecelakaan lalu lintas, oleh karena itu tidak ada pelanggaran yang tidak akan terjadi kecelakaan lalu lintas.
” Laka lantas terjadi karena kelalaian seseorang, maka dari itu kami berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran lalu lintas agar tidak terjadi laka lantas ” pungkasnya.

