Ngopi Kamtibmas Polres Metro Jaksel Bersama Warga, Guyub Bersama Jaga Jakarta

Jakarta Selatan, 14 September 2025 – Suasana penuh keakraban terlihat pada Sabtu malam, 13 September 2025, saat Polres Metro Jakarta Selatan mengadakan kegiatan Ngopi Kamtibmas di halaman Polres Metro Jakarta Selatan bertajuk “Guyub Bersama Jaga Jakarta”

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., dihadiri oleh Wakapolres AKBP Kade Budiyarta, S.I.K., bersama Pejabat Utama Polres serta Kapolsek Jajaran serta sekitar 400 Warga masyarakat dari berbagai kelompok masyarakat dan Organisasi Kemasyarakatan yang berasal dari berbagai komunitas, seperti Komunitas Ojol URC, Komunitas Betawi, hingga komunitas dari Nusa Tenggara Timur. Acara ini bertujuan mempererat kebersamaan dan menjaga situasi keamanan di wilayah Jakarta Selatan.

Malam Penuh Keakraban dan Kebersamaan

Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB, di mana para peserta yang hadir langsung disambut dengan hidangan sederhana berupa kopi dan makan malam, ditemani iringan musik organ tunggal yang menciptakan suasana santai nan hangat.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang hadir. “Puji syukur kepada Tuhan, malam ini kita dapat berkumpul bersama. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai bukti bahwa Jakarta Selatan aman dan nyaman. Kita sebagai warga Jakarta Selatan harus selalu rukun dan bergotong royong menjaga Jakarta, sesuai dengan karakter kita,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan menghindari provokasi. “Mari kita jaga Jakarta, jangan sebarkan isu-isu yang tidak benar. Jadikan hukum sebagai panglima, dan bersama-sama kita bangun lingkungan yang baik, aman, dan tertib,” tambahnya.

Dukungan Penuh dari Komunitas

Acara ini juga menjadi ajang dialog antara pihak kepolisian dan berbagai komunitas yang hadir. Berbagai perwakilan komunitas menyampaikan apresiasi mereka terhadap inisiatif Polres Metro Jakarta Selatan. Bang Roy, perwakilan dari Komunitas Ojol, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas undangan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Jaksel. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” katanya.

Hal serupa disampaikan oleh Sdr. Grek dari komunitas Nusa Tenggara Timur. “Malam ini sungguh luar biasa. Ada keakraban yang terjalin di sini. Kami dari NTT siap menjaga keamanan Jakarta Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Sdri. Nana dari Komunitas Ojol URC menyampaikan rasa hormat kepada Polres Metro Jakarta Selatan atas hubungan baik yang terjalin selama ini. “Kami merasa bangga diundang dalam kegiatan ini. Hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Polres Jaksel perlu kita jaga,” ungkapnya.

Deklarasi Damai dan Penutupan Kegiatan

Puncak acara ditandai dengan Deklarasi Damai Untuk Negeri yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan. Deklarasi ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Jakarta Selatan.

Tak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi, Polres Metro Jakarta Selatan juga menyerahkan sembako dan kaos bertuliskan Jaga Jakarta kepada perwakilan komunitas. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 22.05 WIB ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai malam yang penuh makna dan kebersamaan.

Lebih lanjut Bapak Kapolres menyampaikan bahwa Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini merupakan bagian dari tindak lanjut program Commander Wish Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., yang mengusung tema besar “Jaga Jakarta”—meliputi Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah.

Mari Kita Guyub Jaga Jakarta dengan “Mantap, Taktis Bersahaja”, Tutup Bapak Kapolres.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Berikan Pembinaan dan Penyuluhan di SMA 2/SMK 3 PERCIK

Jakarta Selatan – Pada hari Kamis, 11 September 2025, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., melakukan kunjungan resmi ke SMA 2 dan SMK 3 PERCIK (Perguruan Cikini), Jl. Srengseng Sawah No. 79, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 11.00 hingga 12.40 WIB dan bertujuan untuk memberikan pembinaan serta penyuluhan kepada para siswa-siswi. Acara ini merupakan bagian dari program kerja “Mantap, Taktis, dan Bersahaja” yang mengusung semangat “Jaga Jakarta” demi menciptakan generasi muda yang bijak dan berintegritas.

Kunjungan Kapolres Metro Jakarta Selatan didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Selatan, dan Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, S.H., dan Selanjutnya Kapolres Metro Jakarta Selatan memberikan paparan yang berfokus pada tema penggunaan media sosial secara bijak. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan tiga poin penting:

1. Manfaat Positif Media Sosial: Media sosial dapat dijadikan alat untuk belajar, mencari informasi, dan mengasah kreativitas.

2. Dampak Negatif Media Sosial: Kapolres menjelaskan bahaya penyalahgunaan media sosial, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, dan kecanduan gadget, yang bisa merusak masa depan generasi muda.

3. Peraturan dan Hukum yang Berlaku: Para siswa diajak untuk memahami konsekuensi hukum yang diatur dalam Undang-Undang ITE terkait penyalahgunaan media sosial. Kapolres juga menyebutkan pentingnya menghormati hak orang lain dalam dunia maya.

Para siswa tampak antusias dalam sesi tanya jawab yang berlangsung setelah paparan. Beragam pertanyaan diajukan, mulai dari cara menghindari dampak negatif media sosial hingga peran polisi dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital. Kapolres menjawab dengan jelas dan memberikan contoh-contoh nyata yang relevan, sehingga materi mudah dipahami oleh para siswa.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di Jakarta melalui program “Jaga Jakarta” yang mencakup Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, menegaskan pentingnya pembinaan terhadap generasi muda. “Dengan semangat ‘Mantap, Taktis, dan Bersahaja’, kami ingin anak-anak kita menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu menjadi teladan di masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para siswa, meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya perilaku baik di dunia nyata maupun dunia maya, serta memotivasi mereka untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Doa Bersama, Bakti Kesehatan, dan Baksos untuk Komunitas Ojek Online dan Ormas

Jakarta Selatan 9/9/2025 – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antara kepolisian dan elemen masyarakat, Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan Doa Bersama, Bakti Kesehatan, dan Bakti Sosial yang ditujukan kepada komunitas Ojek Online (Ojol) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Metro Jakarta Selatan dan dihadiri oleh sekitar 250 orang peserta.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., Wakapolres AKBP Kade Budiyarta, S.I.K., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam acara ini, Polres Metro Jakarta Selatan juga memberikan bantuan sosial berupa paket beras dan helm kepada para peserta sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap komunitas ojek online dan ormas di wilayah hukum Jakarta Selatan.

Sambutan Kapolres: Bangun Persaudaraan, Jaga Kondusivitas

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai ajang mempererat kebersamaan dan membangun solidaritas yang kuat.

“Terima kasih dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati Bapak Wakapolres, para hadirin sekalian yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu namun tidak mengurangi rasa hormat saya, terutama kepada rekan-rekan ojol dan organisasi masyarakat yang hadir pada hari ini. Bersyukur kita bisa hadir dalam kegiatan ini dalam keadaan sehat wal’afiat,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi antara Polri dan masyarakat, terlebih setelah adanya peristiwa yang sempat mengguncang publik pada akhir Agustus lalu dan menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.

“Kita ketahui bersama, pada akhir Agustus lalu terjadi peristiwa yang mencengangkan publik, bahkan berujung pada tindakan kekerasan dalam aksi unjuk rasa. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat kembali tali persaudaraan agar hal serupa tidak terjadi lagi,” lanjutnya.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama, tokoh ormas, dan komunitas ojol yang telah hadir, yang menurutnya merupakan wujud nyata dari sinergitas antara masyarakat dan Polri.

“Kami berharap pertemuan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, namun terus terjalin erat ke depannya. Dengan kebersamaan, kita bisa saling mengingatkan, menyampaikan informasi yang benar, dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak persatuan,” tegasnya.

Bakti Sosial dan Kesehatan sebagai Bentuk Kepedulian Polri

Sebagai bagian dari kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan juga memberikan pelayanan kesehatan gratis serta menyalurkan bantuan berupa paket beras dan helm kepada komunitas ojol dan ormas.

Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, serta ajakan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Selatan.

“Profesi rekan-rekan ojol bukan hanya mengantar orang atau makanan. Ini adalah profesi mulia yang berperan langsung dalam membangun perekonomian bangsa. Mari kita jaga rasa aman dan bangun kesejahteraan di Jakarta Selatan,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Kapolres menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya salah satu rekan ojol, Alm. Affan Kurniawan, serta berharap seluruh komunitas ojol dan ormas terus menjalin komunikasi dengan kepolisian untuk menjaga situasi yang kondusif.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya rekan kita, saudara kita, anak kita, Alm. Affan Kurniawan. Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya. Dan kepada seluruh rekan-rekan sekalian, mari kita terus jaga komunikasi, bangun soliditas dan rasa aman. Jika dalam penyambutan ini ada sikap atau kata-kata kami yang kurang berkenan, saya selaku Kapolres memohon maaf. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” tutup Kapolres.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, menegaskan komitmen Polres Metro Jakarta Selatan untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan bersama.

Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Polres Metro Jakarta Selatan”

Jakarta Selatan, Sabtu, 6 September 2025 – Dalam semangat tindak lanjut Commander Wish Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., yakni program “Jaga Jakarta” yang mencakup Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah, Polres Metro Jakarta Selatan di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., melaksanakan program kerja bertajuk “Mantap, Taktis, dan Bersahaja”. Salah satu implementasi nyata dari program ini adalah kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus bertepatan dengan hari ulang tahun Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu siang (6/9) pukul 11.30 WIB di Masjid Nuur Abu Wizar, Polres Metro Jakarta Selatan, ini dihadiri oleh seluruh jajaran utama Polres Metro Jakarta Selatan, termasuk para Kapolsek di wilayah Jakarta Selatan, BKO Brimob Nusantara, serta Siswa SIP Angkatan 54. Acara berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustad Iptu Robby Cahyadi, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 40 anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polres Metro Jakarta Selatan untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga merawat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. “Kami ingin memastikan bahwa program kerja ‘Mantap, Taktis, dan Bersahaja’ ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat. Anak-anak yatim ini adalah amanah bagi kita semua,” ujar beliau.

Momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Metro Jakarta Selatan untuk terus menjaga amanah yang telah diberikan oleh masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai “Jaga Jakarta” yang dicanangkan oleh Kapolda Metro Jaya. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, menunjukkan bahwa polisi hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan sosial.

Acara ditutup dengan pemberian santunan secara simbolis oleh Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly kepada anak-anak yatim, diikuti sesi foto bersama dengan seluruh peserta kegiatan. Senyum ceria dari anak-anak yang menerima santunan menjadi momen yang penuh haru dan kebahagiaan, mencerminkan keberhasilan acara ini dalam menyebarkan kebaikan dan mempererat tali silaturahmi.

Dengan semangat kebersamaan, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen untuk mewujudkan Jakarta Selatan yang aman, damai, dan harmonis. Semoga semangat ini menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan membangun Jakarta bersama-sama.

“Selamat Hari Ulang Tahun kepada Bapak Kapolres, semoga selalu diberkahi kesehatan dan kekuatan untuk terus melayani masyarakat dengan penuh amanah dan kebijaksanaan.”

Tindaklanjuti Atensi Pimpinan Kapolres Metro Jakarta Selatan Pimpin Apel Patroli Skala Besar, “Jaga Jakarta”

Jakarta Selatan, 5 September 2025 — Sebagai tindak lanjut Komandan Wish Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., yang menekankan program “Jaga Jakarta” (Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah), jajaran Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan apel patroli skala besar dan operasi premanisme serta kejahatan jalanan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 4 September 2025 pukul 20.00–20.20 WIB di halaman Mapolres Metro Jakarta Selatan, dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si. Program ini juga menjadi implementasi dari visi kerja beliau, yaitu “Mantap, Taktis dan Bersahaja” .

Dalam arahannya, Kapolres menekankan enam poin penting, di antaranya apresiasi kepada personel atas totalitas menjaga keamanan di tengah potensi unjuk rasa yang dapat mengganggu Kamtibmas, serta penegasan bahwa aparat negara harus segera memulihkan rasa aman ditengah masyarakat melalui upaya preventif, salah satunya dengan patroli terukur sesuai rute yang ditentukan.

“Utamakan keselamatan dan kesehatan anggota. Jika ada yang sakit jangan dipaksa, dan bila muncul ancaman harus dilakukan tindakan yang terukur. Ingat, negara hadir di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman,” tegas Kombes Pol Nicolas dalam Arahnya.

Untuk mendukung operasi ini, kekuatan gabungan dikerahkan dengan total 194 personel yang terdiri dari TNI, Brimob Nusantara, dan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Seluruh anggota juga diwajibkan melakukan pemeriksaan kendaraan patroli serta kelengkapan senjata, dengan tegas bahwa tidak ada peluru tajam yang digunakan, melainkan hanya peluru hampa dan karet.

Adapun rute patroli malam itu melintasi tiga wilayah hukum Polsek Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, yaitu Polsek Mampang, Polsek Pancoran, dan Polsek Pasar Minggu.

Apel patroli skala besar dan operasi premanisme ini merupakan wujud nyata sinergi aparat kepolisian bersama TNI dalam melaksanakan Commander wish “Jaga Jakarta” , sekaligus menegaskan bahwa kehadiran negara selalu ada di garda terdepan untuk melindungi warga dan menjaga kondusivitas ibu kota.

Lebih lanjut Bapak Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh personel di lapangan agar aktif mensosialisasikan Call Center 110 kepada masyarakat. Layanan bebas pulsa tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk melaporkan gangguan keamanan maupun tindak kriminal secara cepat, sebagai langkah bersama dalam menjaga harkamtibmas di lingkungan masyarakat masing-masing.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Menerima Bantuan 5.000 Kg Beras Dalam Mendukung Program “Jaga Jakarta” dan Gerakan Pangan Murah

Jakarta Selatan, 4 September 2025, – Dalam rangka mendukung arahan Commander Wish Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., yakni program “Jaga Jakarta” yang meliputi Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., menerima bantuan sebanyak 5.000 kilogram beras dari FIT HUB. Bantuan ini diserahkan langsung oleh pimpinan FIT HUB, Bapak Leo Hendra, pada kegiatan bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM), yang bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Bantuan Beras 5.000 Kantong Mendukung Ketahanan Pangan
Bantuan yang diserahkan terdiri dari 5.000 kantong beras premium dengan masing-masing berat 5 kilogram. Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly didampingi oleh Kabag Logistik Polres Metro Jakarta Selatan, Akbp. Sri Mukminin, S.Pd., M.Si. Penyerahan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara institusi Polri, pihak swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan akses pangan murah dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah salah satu langkah strategis yang dirancang guna memastikan ketersediaan dan aksesibilitas bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau. Gerakan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan inklusif untuk masa depan.

Distribusi Bantuan
Kapolres Metro Jakarta Selatan menyampaikan bahwa beras yang diterima akan didistribusikan secara adil dan merata, baik kepada anggota Polri yang membutuhkan maupun masyarakat kurang mampu di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan. Sebanyak 1000 karung beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) masing-masing berisi 5 kilogram akan menjadi bagian dari upaya Polri untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Program ini sangat relevan dengan semangat Jaga Jakarta. Kami tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki ketahanan pangan yang baik. Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap warga Jakarta Selatan,” ujar Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly.

Kolaborasi Polri dan Pihak Swasta untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bapak Leo Hendra dari FIT HUB menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh fluktuasi harga pangan. “Kami mendukung penuh program Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh Polri. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan memberikan dampak positif,” tuturnya.

Sosialisasi Call Center 110
Dalam acara tersebut, Kapolres Metro Jakarta Selatan juga secara aktif menyosialisasikan layanan Call Center 110 kepada masyarakat. Call Center ini merupakan layanan darurat yang dapat diakses oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian penting yang membutuhkan respons cepat dari pihak kepolisian.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Polri selalu hadir untuk mereka, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesejahteraan. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui layanan Call Center 110,” tambah Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly.

Komitmen Bersama untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar solusi sementara untuk menekan harga pangan, tetapi juga bagian dari visi jangka panjang dalam membangun sistem pangan yang lebih kokoh dan berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah, institusi Polri, dan pihak swasta, diharapkan program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menciptakan ketahanan pangan yang inklusif.
Melalui program ini, Polres Metro Jakarta Selatan tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Semangat “Jaga Jakarta” yang diusung oleh Kapolda Metro Jaya benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.