Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Amankan Pelaku Narkotika, Sita 6.031 Gram Ganja

Jakarta Selatan – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana narkotika berinisial A.W (46) berikut barang bukti ganja seberat total 6.031 (enam ribu tiga puluh satu) gram.

Kapolres Metro Jakarta Selatan melalui Kasat ResNarkoba AKBP Prasetyo Noegroho, S.I.K., M.M., M.H., menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tersebut. Dalam keterangannya, dijelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat mengenai dugaan kegiatan produksi narkotika jenis ganja di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Subnit III.1 di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Prasetyo Noegroho, S.I.K., M.M., M.H., bersama Kanit III IPTU Petrus K. Widodo dan Kasubnit IPDA Dion Spetiyanno, S.H., M.H., melakukan serangkaian penyelidikan.

Hasilnya, pada hari Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, tim berhasil mengamankan tersangka A.W di Scandi House 9 Cluster Kav.11E, Jl. Cipedak V RT 06/RW 09, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Dari lokasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa ganja dengan berat keseluruhan 6.031 gram, yang terdiri dari:

5.991 (lima ribu sembilan ratus sembilan puluh satu) gram ganja;

6 (enam) suntikan berisi liquid ganja dengan berat bruto 40 (empat puluh) gram.

Kasat Resnarkoba menjelaskan bahwa tersangka diduga terlibat dalam produksi dan peredaran narkotika jenis ganja. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) huruf a dan/atau Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup atau pidana mati.

Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya serta mengimbau masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika di lingkungan sekitar.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Pimpin Kerja Bakti Serentak “Jaga Jakarta Bersih” di Kalibata

Jakarta Selatan – Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. Hadir langsung kegiatan kerja bakti serentak bertajuk “Jaga Jakarta Bersih” tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan yang dilaksanakan di kawasan Kalibata City Square Tower G, Jl. Pahlawan Kalibata No. 1, RT 3/RW 1, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kolonel Inf. Amaraldo Cornelius selaku Dandim 0504/Jakarta Selatan dan M. Anwar, S.Si., M.A.P. selaku Walikota Administrasi Jakarta Selatan. Sinergi 3 Pilar dan Masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kota serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kerja bakti ini dilaksanakan serentak di lima wilayah DKI Jakarta sebagai langkah antisipatif pasca hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta pada bulan lalu. Meskipun wilayah Jakarta Selatan tidak terdampak banjir secara signifikan, upaya pencegahan tetap dilakukan guna meminimalisir potensi genangan dan gangguan aliran air.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan pembersihan sedimentasi di sepanjang aliran Kali Ciliwung serta mengangkat sampah-sampah yang menumpuk, termasuk di lingkungan perumahan warga sekitar, khususnya di area sodetan Kali Ciliwung. Diketahui, sampah plastik yang menyangkut pada mesin pompa sedot air kerap menyebabkan pompa mengalami gangguan dan tidak berfungsi optimal.

Kapolres Metro Jakarta Selatan menegaskan agar para komandan bertanggung jawab terhadap lokasi yang telah ditentukan sehingga kegiatan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.

Adapun kekuatan personel dalam kegiatan ini berjumlah sekitar ±800 orang, terdiri dari 30 personel Polri, 30 personel TNI, 500 personel dari unsur Pemerintah Daerah, serta 240 orang masyarakat yang turut berpartisipasi aktif.

Melalui kegiatan “Jaga Jakarta Bersih” ini diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir di wilayah Jakarta Selatan.