Polisi kawal Ibu yang mengalami Kontrasi di Lampu Merah Pondok Indah

Jakarta (polisijaksel.id). Seorang ibu di Kebayoran Lama Jakarta Selatan, dikawal  oleh polisi untuk tiba dengan cepat di klinik persalinan.  

Pasalnya, ada seorang ibu  merasakan kontraksi, saat sedang berada dilampu merah Pondok Indah, Jakarta Selatan 

Beruntung, petugas polisi atas nama Bripka Agus dari Polsek Kebayoran Lama yang tengah berpatroli malam melintas dan sigap, langsung mengawal dan mengantarnya ke Rumah Sakit. 

Dengan menggunakan sepeda motor, Polisi kemudian langsung menerobos jalan raya, dan meminta masyarakat membuka jalan, agar dapat tiba di rumah sakit tepat waktu. 

Nasib mujur, selang beberapa menit setelah tiba di Rumah Sakit Muhammadiyah Kebayoran Baru, sang ibu langsung melahirkan bayinya, berjenis kelamin perempuan, dengan kondisi yang sehat. 

Kini sang Ibu dan anak perempuan serta Suaminya, masih berada di Rumah Sakit, dan menunggu dijemput pihak keluarga yang sudah tak sabar menyambut anggota keluarga baru yang telah lahir.

Menyamar sebagai Petugas PLN, Komplotan Pencuri dibekuk Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan

Warga diimbau berhati-hati jika ada orang yang datang tiba-tiba ke rumah dan mengaku sebagai petugas dari perusahaan atau dinas tertentu. Polres Metro Jakarta Selatan baru saja menciduk lima orang pelaku pencurian dengan modus berpura-pura sebagai petugas PLN dan petugas Dinas Pertamanan.

Tak tanggung-tanggung, para pelaku berhasil merampok perhiasan korban yang disimpan dalam brankas. Satu dari kelima pelaku juga diketahui seorang residivis kasus serupa.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, SH.,SIK.,M.Hum. membeberkan cara kerja petugas PLN atau petugas Dinas Pertamanan gadungan itu melakukan aksinya. “Para pelaku saat mendapatkan targetnya, dia berbagi peran. Adapun kaptennya WN, dia mendatangi rumah calon korbannya, berpura-pura sabagai petugas PLN. Dia ini juga residivis kasus serupa 3 tahun lalu,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).

WN memperkenal dirinya kepada korban sambil menyebutkan adanya problem kelistrikan di rumah tersebut. Pelaku lalu meminta semua penghuni rumah itu ke luar rumah. Di saat bersamaan pelaku lain masuk ke dalam seolah hendak menyelesaikan persoalan listrik di rumah tersebut.

“Di situ kawanan pelaku lainnya beraksi di rumah yang sudah kosong itu. Mereka ambil harta benda, properti berharga, termasuk brangkas. Begitu selesai, kawanan itu beritahu pelaku yang ada di luar rumah, lalu pergi,” tuturnya.

Saat korban dan keluarganya kembali masuk ke dalam rumah dan mendapatkan barang berharganya telah raib, di situ lah korban baru sadar telah menjadi korban pencurian.

Dari hasil penyelidikan, kawanan pelaku sudah 3 kali beraksi di 3 lokasi berbeda. “Mereka mengaku hasil kejahatan, khususnya emas dan berlian sudah dilempar ke orang lain, yang mana masih kami kejar. Brangkas dia bawa ramai-ramai lalu dibuka dengan obeng atau linggis,” terangnya.

#divhumaspolri
#poldametrojaya
#polisi_indonesia
https://www.instagram.com/p/CXUrUzuPewZ/?utm_medium=share_sheet