Polsek Jagakarsa Jakarta Selatan Beraksi: Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Mendapat Perhatian Serius

Jakarta Selatan, 7 Agustus 2023 – Polsek Jagakarsa Jakarta Selatan (Jaksel) memberikan respons cepat terhadap aduan masyarakat yang masuk melalui call center 110 terkait kondisi kabel yang semrawut dan menjuntai di sejumlah jalan wilayah tersebut. Kepolisian setempat langsung turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut demi keselamatan warga yang melintas.

Kabel-kabel yang menjuntai di berbagai lokasi di wilayah Jaksel telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Peningkatan jumlah kabel yang tidak tertata dengan baik dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Pihak warga khawatir bahwa kondisi seperti ini bisa mengulangi insiden tragis yang menimpa Sultan Rif’at Alfatih beberapa waktu lalu.

Sultan Rif’at Alfatih, yang merupakan korban terjerat kabel menjuntai di Jaksel, mengalami cedera serius yang mengakibatkan ia kehilangan kemampuan bicara. Insiden ini mengingatkan masyarakat akan bahaya yang dihadapi akibat kabel-kabel yang tidak tertata dengan baik di jalanan. Kejadian tersebut memberikan peringatan penting bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan berlalu lintas di wilayah tersebut.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam Lisendra S. Ikom. SIK, dalam sebuah pernyataan, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini. Tim dari Polsek Jagakarsa telah bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan penertiban dan perapihan kabel-kabel yang menjuntai di berbagai lokasi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga yang melintas dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat terkait keselamatan di jalan-jalan wilayah kita. Kabel-kabel yang semrawut dan menjuntai bisa membahayakan pengguna jalan, dan kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat,” kata Kapolsek Jagakarsa.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menginformasikan kondisi jalan yang memerlukan perhatian, termasuk masalah kabel-kabel yang semrawut. Dengan dukungan dan partisipasi dari seluruh warga, diharapkan Jakarta Selatan bisa menjadi wilayah yang lebih aman dan nyaman untuk beraktivitas.

Polsek Jagakarsa Jakarta Selatan berharap bahwa tindakan-tindakan preventif seperti ini akan memberikan manfaat positif bagi keselamatan berlalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel-kabel yang tidak tertata dengan baik di jalan-jalan wilayah tersebut.

Jaga Kondusifitas, Kapolsek Metro Kebayoran Baru Pimpin Langsung Pengamanan Jalan Sehat Keluarga Merah Putih

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga situasi wilayah hukumnya yang aman dan kondusif, Kepolisian Sektor Metro Kebayoran Baru Polres Metro Jakarta Selatan melakukan monitoring dan pengamanan kegiatan jalan sehat Keluarga Merah Putih yang di selenggarakan oleh DPD LDII pimpinan panitia pelaksana Mulyono, S.Sos, SE di lapangan sepakbola Blok.S, Jl. Suryo Raya, Rawa Barat – Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Monitoring dan pengamanan tersebut langsung dipimpin oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno, SH, S.Ik, MH. Selain pengamanan juga melakukan pengaturan arus lalu lintas memberikan rasa aman dan nyaman serta kelancaran kegiatan jalan santai.

” Menghimbau kepada peserta jalan santai agar tertib dijalan dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya, kepada panita penyelenggara dihimbau agar selalu berkoordinasi dengan petugas pengamanan guna kelancaran dan keamanan selama kegiatan berlangsung ” kata Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno, SH, S.Ik, MH.

Mulyono, S.Sos, SE selaku Ketua Panitia Penyelenggara menyambut baik pengamanan yang dilakukannya, terimakasih atas kehadirannya sehingga kami merasa aman dan nyaman dalam pelaksanaan kegiatan gerak jalan santai dan pentas seni, menyatakan siap untuk selalu berkoordinasi dengan petugas pengamanan selama jalannya kegiatan.

Lebih lanjut, Kapolsek Metro Kebayoran Baru menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran yang sudah aktif dalam melakukan pengamanan kegiatan masyarakat, hal tersebut merupakan wujud Polri hadir sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat, berikan kenyamanan terhadap setiap aktifitas masyarakat terutama dalam pelaksanaan kegiatan jalan santai pada pagi hari ini.

Selain melakukan monitoring dan pengamanan, Kapolsek Metro Jakarta Selatan juga tampak menyampaikan akan pesan Kamtibmas, dan juga mensosialisasikan call center pelayanan Kepolisian di nomor 110 yang dapat dihubungi bilamana mengalami adanya tindakan kriminalitas maupun gangguan Kamtibmas dimanapun berada kepada para Pengurus LDII maupun para tamu undangan yang hadir.

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-16 Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan: “Bangkit, Berperan Untuk Masyarakat”

Jakarta Selatan, 5 Agustus 2023 — Dalam sebuah acara yang penuh semangat dan komitmen untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-16. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kombes Pol. OKI Waskito yang mewakili Kakor Binmas Mabes Polri.

Bertempat di Gedung Kecamatan Pasar Minggu, para undangan dari berbagai unsur seperti Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah, serta anggota FKPM berkumpul untuk merayakan tonggak prestasi yang berarti bagi kemitraan antara aparat keamanan dan masyarakat. Acara ini juga menjadi momen penting untuk merefleksikan peran FKPM dalam menjaga ketertiban dan mendorong kemajuan di wilayah Kecamatan Pasar Minggu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, antara lain Kapolsek Pasar Minggu, Kompol. Rusit Malaka, S.H.I., M., serta perwakilan dari Dir Binmas PMJ, Kompol. Badarnawan. Iptu. Mamay, Kanit Binmas Polsek Pasar Minggu, dan Iptu. Tomi Sugiono dari Binmas Polres Metro Jakarta Selatan juga hadir mewakili unit-unit kepolisian terkait.

Dalam suasana yang penuh rasa syukur, Ibu Rizky Noviana Purnama, Sekcam Pasar Minggu, dan Ibu Nur Cahya, Lurah Pasar Minggu, menyampaikan apresiasi mereka atas kontribusi FKPM dalam menjaga situasi harkamtibmas (keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat) di wilayah tersebut. H. Kusnadi, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), juga mengungkapkan rasa bangga akan upaya kolaboratif yang telah dilakukan oleh FKPM.

Selain itu, dalam sambutannya, Kombes Pol. OKI Waskito mengungkapkan harapannya bahwa FKPM akan terus tumbuh dan berperan lebih aktif dalam memajukan masyarakat setempat. “Kami berharap FKPM dapat terus menjadi jembatan yang kuat antara kepolisian dan masyarakat, dalam menjaga keamanan serta membangun lingkungan yang harmonis dan aman,” ujar Kombes Pol. OKI Waskito.

Dalam akhir pernyataannya, FKPM menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolsek Pasar Minggu beserta seluruh jajaran atas bimbingan dan arahan yang telah diberikan dalam rangka menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Pasar Minggu.

Semoga perayaan Hari Ulang Tahun ke-16 ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan FKPM, yang senantiasa berkarya untuk kesejahteraan masyarakat dan keamanan bersama.

Polsek Jagakarsa Menangkap Sejumlah Pelajar Yang Hendak Tawuran Di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Jakarta Selatan – Sejumlah pelajar dari sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta Selatan diamankan oleh petugas kepolisian setelah diduga berencana untuk melakukan tawuran di Jalan Moch Kahfi I, Jagakarsa. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (3/8/2023) sekitar pukul 16:20 WIB.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra, S.I.Kom., S.I.K , keberhasilan penangkapan ini berkat laporan dari seorang warga yang melaporkan kegiatan mencurigakan kepada anggota Bhabinkamtibmas setempat. Tim kepolisian segera merespons laporan tersebut dan mendatangi lokasi yang dimaksud.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan sekelompok pelajar yang diduga tengah bersiap untuk melakukan tawuran. Selain itu, dalam pemeriksaan awal, para pelajar juga kedapatan membawa senjata tajam. Petugas langsung mengamankan mereka dan membawa mereka ke kantor polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kami menerima laporan dari seorang warga yang melihat aktivitas mencurigakan para pelajar di lokasi tersebut. Tim kami segera bergerak cepat untuk mengamankan mereka. Dalam pemeriksaan awal, kami menemukan bahwa mereka juga membawa senjata tajam, yang tentunya sangat membahayakan,” ujar Kapolsek Jagakasa.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelajar untuk mengungkap motif di balik rencana tawuran tersebut. Sementara itu, orangtua dan wali dari para pelajar juga dipanggil oleh polisi guna memberikan keterangan lebih lanjut.

Kepolisian mengingatkan akan bahaya tawuran dan penggunaan senjata tajam, terutama melibatkan pelajar. Kegiatan semacam itu dapat merusak masa depan generasi muda dan mengancam keamanan serta ketertiban masyarakat.

Dalam situasi ini, peran serta orangtua dan sekolah dalam mengawasi dan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai dampak negatif dari kekerasan sangatlah penting. Polisi akan terus mengawasi perkembangan kasus ini dan mengambil tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Jaring Curhatan Warga, Wakapolres Metro Jakarta Selatan Berikan Himbauan Kamtibmas di Masjid Darul Qoror

Sebagai bentuk Polri ada di tengah masyarakat, sekaligus jalin sinergitas dan pererat tali silahturrahim, Wakil Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan, AKBP Harun, SH, S.Ik, MH dengan didampingi Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno, SH, S.Ik, MH shalat Jum’at berjama’ah yang dilanjutkan dengan laksanakan kegiatan Halo Polisi dan Jum’at Curhat.

Kali ini Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Harun, SH, S.Ik, MH dan Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno, SH, S.Ik, MH dengan didampingi Kasubnit Binmas AKP Imam Supriyadi, SH melakukan Shalat Jum’at berjama’ah di Masjid Darul Qoror, Jl. H. Zaini, Gandaria Utara – Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam giat tersebut, AKBP Harun menjaring keluhan Pengurus DKM Masjid Darul Qoror dan warga sekitar sekaligus serta berikan solusi terkait permasalahan Kamtibmas yang ada.

Dalam keterangannya, AKBP Harun juga menegaskan, bahwa kegiatan Jum’at Curhat ini bertujuan untuk menjaring curhatan warga sekitar terkait Kamtibmas, kegiatan tersebut juga kita laksanakan secara rutin oleh Polres Metro Jakarta Selatan beserta Polsek jajaran dalam rangka guna mendengar keluhan warga untuk kita dengar, catat sekaligus cari solusi terkait permasalahan Kamtibmas di wilayah.

” Kegiatan ini juga kita laksanakan di wilayah lainnya yang juga dilaksanakan oleh seluruh personil Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya ” kata Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Harun.

Polres Metro Jakarta Selatan beserta Polsek jajaran akan menjawab setiap keluhan dengan peningkatan kerja dilapangan, turunnya personil kelapangan serta akan berpatroli menyentuh pemukiman rawan Kamtibmas.

” Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjaring aspirasi sehingga bisa membuat aman dan nyaman di lingkungannya. Kami juga menghimbau, bila mana ada gangguan terkait kamtibmas di wilayah, agar segera menghubungi langsung Polsek atau Bhabinkamtibmas setempat, dan bisa juga langsung menghubungi call center pelayanan Kepolisian di nomor 110 agar segera ditindak lanjuti ” harapnya

” Giat Jum’at Curhat akan rutin dilaksanakan guna menjaring aspirasi yang mengarah terkait keamanan wilayah, menonjolkan kinerja Polisi RW di setiap wilayah hukum Polres Metro Kebayoran Baru ” pungkasnya.

Waka Polres Metro Jakarta Selatan Lakukan Kegiatan Sholat Jumat Keliling dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas

Jakarta Selatan, 4 Agustus 2023 Waka Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Harun, S.I.K., S.H., M.H., didampingi oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan sholat Jumat keliling di Masjid Darul Qoror, Jl. H. Zaini, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan himbauan kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Harun menyampaikan beberapa himbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Himbauan ini mencakup tiga aspek penting, yakni pencegahan tindak kejahatan curanmor, penyalahgunaan narkoba, dan tawuran antar kelompok. Beliau menekankan betapa pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan tenteram.

Selain itu, Waka Polres Metro Jakarta Selatan  juga mensosialisasikan layanan darurat Polisi 110 kepada masyarakat. Jika ada situasi atau kejadian yang mengganggu kamtibmas, masyarakat diharapkan segera menghubungi Call Center 110. Layanan ini tersedia secara gratis dan bebas pulsa, sehingga masyarakat dapat dengan cepat mendapatkan bantuan dari pihak kepolisian.

Kegiatan sholat Jumat keliling ini diapresiasi oleh para jamaah yang hadir di Masjid Darul Qoror. Mereka menyambut baik upaya kepolisian untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dalam rangka membangun hubungan yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran akan keamanan bersama.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga sinergi dalam menjaga kamtibmas dapat terwujud secara optimal. Kepedulian terhadap lingkungan dan kesadaran untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan merupakan langkah positif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua warga Jakarta Selatan.

Kapolsek Pesanggrahan dan Wakapolsek Bersama DKM Masjid Sosialisasikan Layanan Call Center 110 Polri untuk Tingkatkan Sinergitas dan Keamanan

Pesanggrahan, 4 Agustus 2023 – Dalam upaya meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara Polsek Pesanggrahan dan masyarakat, Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dr. Tedjo Asmoro, S.H., M.Si., didampingi oleh Wakapolsek AKP Sugiyono, mengadakan pertemuan dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari berbagai masjid yang terletak di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik, menyerap aspirasi, dan memperkuat kerjasama dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Masjid Al-Ikhlas ini dihadiri oleh para DKM masjid, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Polsek Pesanggrahan. Dalam sambutannya, Kapolsek Kompol Dr. Tedjo Asmoro, S.H., M.Si., menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Beliau juga menjelaskan tentang layanan call center 110 Polri yang dapat diakses oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian atau situasi yang mencurigakan.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan aman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan sinergitas yang kuat antara Polsek Pesanggrahan dan masyarakat, kita dapat lebih cepat merespons potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Kompol Dr. Tedjo.

Wakapolsek AKP Sugiyono juga menambahkan, “Pertemuan ini merupakan wujud nyata dari upaya kami untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menggali ide-ide konstruktif dalam menjaga wilayah ini tetap kondusif.”

Para DKM masjid merespon positif inisiatif Polsek Pesanggrahan ini. Mereka menekankan pentingnya kerjasama yang erat antara masyarakat, kepolisian, dan lembaga keagamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang aktif antara peserta pertemuan dan perwakilan kepolisian. Semua masukan dan aspirasi dari masyarakat diapresiasi dan dijadikan acuan dalam perencanaan kegiatan kepolisian ke depan.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan bahwa kolaborasi yang kuat antara Polsek Pesanggrahan, masyarakat, dan lembaga keagamaan akan terus ditingkatkan, mendorong keamanan yang lebih baik, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi semua pihak.

Kanit Binmas Polsek Tebet Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Tawuran Bersama Unsur Muspika Tebet

Kanit Binmas IPDA Indah Triyana, SH dengan didampingi Panit Reskrim AIPTU Robert Manalu, SH menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi ( Rakor ) bersama unsur Muspika Tebet terkait penanganan tawuran pelajar atau remaja yang digelar di Ruang Rapat 1 Bougenville, Jl. Tebet Timur Dalam IX A No.1 Tebet Timur, Tebet – Jakarta Selatan.

Rapat koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka penanganan tawuran yang terjadi di sekitar wilayah Tebet.

” Kehadiran berbagai pihak dari berbagai instansi dan tokoh masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi dan solusi untuk mengatasi permasalahan gangguan Kamtibmas yang ada, salah satunya yakni permasalahan tawuran antar pelajar atau remaja ”.

Dalam rapat tersebut terdapat beberapa hasil kesepakatan bersama, salah satunya yaitu adanya sanksi pencabutan KJP yang diberikan dari sekolah bagi siswa yang terduga terlibat dalam melakukan tawuran, hingga sanksi terberat yaitu di keluarkannya siswa dari sekolah.

” Terkait permasalahan kenakalan remaja salah satunya yaitu tawuran, kami dari pihak Polsek Tebet selalu berupaya melakukan edukasi dan pembinaan seperti kegiatan rutin sebagai pembina upacara setiap hari senin di semua sekolah yang ada di wilayah Tebet, memonitoring kepulangan saat jam belajar di sekolah selesai, dan sebagainya ” ungkapnya.

” Kami dari pihak Kepolisian khususnya Polsek Tebet akan menindak tegas siapapun pelajar atau remaja yang terlibat tawuran, apalagi sampai membawa senjata tajam dan menimbulkan korban luka maupun jiwa ” ujarnya tegas

Lebih lanjut, Kapolsek Tebet melalui Kanit Binmas juga menyampaikan, rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dan langkah konkret dalam penanganan tawuran di wilayah Tebet.

” Semua pihak diharapkan dapat berkomitmen untuk bekerjasama dan bersinergi guna mewujudkan kewilayahan yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Tebet ” harapnya

” Bilamana di lingkungan sekolah terjadi adanya gangguan Kamtibmas, segera hubungi Bhabinkamtibmas setempat atau bisa langsung menghubungi nomor hotline Polsek Tebet, dan bisa juga langsung menghubungi call center pelayanan Kepolisian di nomor 110 agar segera ditindak lanjuti ” pungkasnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Mengunjungi Korban Mahasiswa Terjerat Kabel Optik

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes. Pol. H. Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H. beserta tim Dokkes dan anggota Polres Jaksel melakukan kunjungan empati ke kediaman Sultan, seorang mahasiswa Universitas Brawijaya yang menjadi korban jeratan kabel optik beberapa waktu lalu. Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan bantuan dalam proses pemulihan Sultan.

Tim Dokkes dan Polres Jaksel tiba di Bintaro untuk menjenguk Sultan yang masih dalam fase pemulihan. Insiden tragis yang menimpa mahasiswa ini telah mengundang simpati dari berbagai kalangan, termasuk pihak kepolisian, yang berinisiatif membantu dalam pemulihan Sultan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes. Pol. H. Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah bentuk kepedulian dari pihak kepolisian terhadap masyarakat, terutama bagi korban kecelakaan dan kejadian tragis seperti yang dialami Sultan. Beliau berharap kunjungan tersebut dapat memberikan semangat dan motivasi bagi Sultan agar lebih bersemangat dalam proses pemulihannya.

“Kami berharap Sultan dapat kembali pulih dengan cepat dan dapat melanjutkan kuliahnya di Universitas Brawijaya. Kami ingin memberikan dukungan moral dan bantuan yang diperlukan untuk membantunya melewati masa pemulihan ini dengan lebih baik,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Selain memberikan dukungan moral, tim Dokkes dan Polres Jaksel juga memberikan bantuan dalam bentuk kebutuhan medis dan kebutuhan sehari-hari untuk memastikan Sultan dapat pulih dengan optimal. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban Sultan dan keluarganya selama proses pemulihan.

Kegiatan kunjungan ini juga menjadi momen bagi Kapolres Metro Jakarta Selatan dan anggota Polres Jaksel untuk mendengarkan pengalaman Sultan dan keluarganya sekaligus memastikan adanya langkah-langkah preventif guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Untuk diketahui, Sultan merupakan korban kecelakaan motor di Jalan Antasari, Jaksel, pada 5 Januari 2023. Ia terjerat kabel optik yang menggelantung dan mengenai lehernya.

Akibatnya, Sultan mengalami trauma laring dan kini tidak bisa mengeluarkan suara, menelan, dan kesulitan bernafas. Remaja 21 tahun itu akhirnya menjalani perawatan jalan dan membawa kasus tersebut ke jalur hukum.